Jumat, 07 Oktober 2016

Petunjuk Hidup (Al-Qur'an)

Bismillahirahmanirrahim....

Suka baca surat al-waqi'ah? Coba perhatikan QS. Alwaqi'ah ayat 77-79 berikut yuk :D



 "sesungguhnya Al Qur'an ini adalah bacaan yang sangat mulia," 

"pada kitab yang terpelihara (Lauh mahfuz), "
"tidak menyentuhnya kecuali hamba-hamba yang disucikan."

Al-Qur’an adalah wahyu yang diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad SAW. Petunjuk bagi orang-orang yang beriman. Mengingat tiga ayat di atas, menyentil kita, bahwa tidak ada yang menyentuh Al-Qur’an kecuali hamba-hamba yang disucikan, subhanallah, Maha suci Allah. Apakah kita termasuk kedalam hamba-hamba yang disucikan tersebut?

(QS. Al-Baqarah: 2)
“Kitab (Al Qur'an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa,”


Al-Qur’an adalah petunjuk hidup orang bertakwa. Petunjuk yang akan menunjukkan kepada kita apa yang harus kita kerjakan dan apa yang harus kita tinggalkan. Bila kita menuju ke suatu tempat tujuan misalnya, lalu kita mengikuti waze atau google map, maka inysa Allah kita akan sampai ke tempat yang kita tuju tersebut. Tetapi bila kita menyimpang, maka kita tidak akan sampai, kita akan tersesat. Nah, hidup kita itu memiliki tujuan. Allah tidak menciptakan sesuatu melainkan ada tujuannya. Jika tujuan kita adalah untuk bertemu Allah kelak, untuk kembali kepada-Nya dengan senyum manis dan mengucapkan termakasih pada-Nya akan karunia kehidupan yang telah ditipkan-Nya, maka adalah suatu keharusan untuk kita mengikuti pentunjuk-Nya yaitu Al-Qur’an. Oleh karena itu marilah kita mengikuti petunjuk yang ada dalam Al-Qur’an dengan baik dan benar. Al-qur’an bukan hanya kita baca saat momen-momen tertentu, bukan hanya pada bulan-bulan tertentu. Karena hidup kita itu tidak hanya pada momen-momen atau bulan-bulan tertentu sajakan? Al-qur’an juga bukan hanya wajib dipelajari oleh para ‘alim ‘ulama, kyiai, atau ustad saja, melainkan kita semua sebagai seorang muslim, apapun jurusan sekolah kita, apapun gelar akademik kita, apapun peran kita di dunia ini.




karena peran kita yang sesungguhnya adalah sebagai hamba-Nya, yang semoga termasuk kedalam hamba yang senantiasa disebut-Nya dalam firman-Nya, dalam Al-Qur’anul karim...aamiin :)

Wallahu 'alam bishowaab..





Tidak ada komentar:

Posting Komentar