Tentang makna “sama-sama berjuang”
Aku pernah mendengar ungkapan
tentang sama-sama berjuang, atau berjuang dari awal bersama-sama. Hal ini tidak
perlu didiskusikan lagi jika dalam arti menjalankan bahtera rumah tangga.
Terkadang aku berpikir apakah iya
mereka yang menemani dari awal adalah sungguh dapat dikatakan sama-sama
berjuang? Dalam artian belum menjadi pasangan hidup. Akupun berpikir bahwa arti
berjuang disini haruslah kita cermati. Kadang kita belum mampu melihat makna
dari sebuah kata yang telah ada artinya secara umum dan sudah sering digunakan.
Ayo kita coba maknai dan lihat dengan kacamata hikmah. Jika kita mengartikan
kata sama-sama berjuang dengan cara selalu ada setiap disaat suka maupun duka
bersamanya tetapi dalam ikatan yang sesungguhnya tidak diperbolehkan di dalam
agama islam, maka kiranya hal ini tidaklah tepat. Lalu apakah iya dua orang
yang berjuang sendiri-sendiri dikatakan tidak sama-sama berjuang? Padahal
keduanya adalah dua orang yang sama seperti insan lainnya yang ingin dapat
memiliki sandaran di setiap hari-harinya? Tetapi memilih untuk bersabar hingga
waktu yang telah dicatatkan oleh Allah tiba. Apakah tidak dikatakan berjuang,
orang yang lebih memilih sepi daripada ramai tetapi tidak sesuai dengan keridhoanNya?
Bukankah dengan belum jelasnya seseorang yang kelak menemani hidup kita
menjadikan kita lebih sungguh-sungguh dalam berusaha dan berdo’a? Bukankah
keresahan yang menghampiri telah kian meninggi dan kita memilih berpasrah, bersabar
dan berjuang dengan yakin pada ketentuanNya adalah berjuang? Kita sama-sama
berjuang, walaupun kita tidak sedang bersama. Percayalah sahabat, kita semua
diuji dengan kehadiran setiap kita. Bukan berarti aku tidak menginginkan
siapapun ada di kehidupanku sekarang. Tetapi tentang ruang hati yang hanya
Allah siapkan untuk seseorang yang halal kelak, biar aku berjuang disini untuk
menjaga ruang itu. Begitupula dirinya disana. Dan tentang perjuangan untuk
menyiapkan bekal perjalanan, bukan berarti pula ketika kami dipertemukan kelak dalam
keadaan yang harus sudah siap segala jenis perbekalan. Yang terpenting dari
makna berjuang ini, aku ingin kita sama-sama pahami dan yakini, bahwa kita
selalu berjuang untuk menjaga apa yang seharusnya dijaga, meraih apa yang
seharusnya diraih, memberi apa yang seharusnya diberikan, yang semuanya itu adalah
dalam rangka sama-sama berjuang di dalam koridor keridhoanNya. Yakinlah
perjuangan yang sesuai dengan tuntunan illahi akan membawa kita pada
kebahagiaan yang hakiki, insya Allah. Semoga Allah selalu menuntun kita semua,
aamiin... :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar