Rabu, 05 Oktober 2016

Mengenal Sains yuk :D (Hakikat, Definisi, Isyarat Sains dalam Al-Qur'an)




  •   Hakikat Fisika:

“Physics, like any other sciences, involves the active of pursuit of knowledge and it contains many elements besides its basic concept.” (Beiser, 1962: V)
“Fisika merupakan ilmu yang lahir dan dikembangkan melalui langkah-langkah observasi, perumusan masalah, pengujian hipotesis lewat eksperimen, pengajuan kesimpulan, dan pengujian teori/konsep.” (Kairo, 1993: 71)
                                         Sumber: www.mansaba.sch.id/web-saba/artikel-guru/190hakikatfisika

Fisika merupakan bagian dari sains yang memungkinkan manusia memperoleh kebenaran ilmiah dari fenomena-fenomena alam sehingga memudahkan menggambarkan dan mengatur alam.
Fisika merupakan mata pelajaran yang berfungsi mengembangkan semua aspek belajar yang dimiliki peserta didik (afektif, kognitif. Psikomotorik) sehingga mempunyai sikap percaya diri untuk bekal hidup di masyarakat.
  • Definisi IPA (Sains)

Berasal dari kata Sciecetia (Bahasa Latin) yang artinya pengetahuan.
IPA (Sains) => ilmu ynag mempelajari tentang pengungkapan rahasia dan gejala alam semesta dengan segala isinya termasuk proses, mekanisme, sifat, maupun peristiwa yang terjadi. 
Sains menjawab pertanyaan :

 
  •     Sains & Kreativitas

       Sains adalah suatu aktivitas kreatif yang dalam banyak hal menyerupai aktivitas kreatif pemikiran manusia. (Giancoli, 2001: 2)





A.      Sains sebagai Proses
Sains sebagai proses yaitu pengembangan ilmu melalui riset atau melalui metode ilmiah.
The saintific method :
1.       Identify and state the problem
2.       Gather observations, fact, and data
3.       Formulate hypothesis
4.       Make predictions
5.       Test predicitions by experiments, if fail test completely or partially => revise hypothesis or theory (back to 4.)
6.       Pass all test
7.       Accept hypothesis or theory conditionally; set additional test & data.
B.      Sains sebagai Produk
Sains sebagai produk meliputi:
1.         Fakta => sesuatu yang dapat diamati secara langsung dan tidak langsung
#Contoh: Matahari terbit dari timur.
2.         Konsep => hasil pikir manusia
#Contoh: konsep percepatan
3.         Model => analago untuk memberikan gambaran atau pendekatan
#Contoh: model gelombang cahaya (kita dapat melihat gelombang cahaya pada gelombang air karena sifat-sifat gelombang air mirip dengan gelombang cahaya).
4.         Teori => lebih luas dan mendetail, dapat diuji dengan ketepatan tinggi
#Contoh: Teori Atom
5.         Hukum => pernyataan yang singkat tetapi bersifat umum dna validitas teruji secara luas
#Contoh: Hukum I Newton
6.         Prinsip => cakupannya terbatas atau kurang umum.
#Contoh: Prinsip Archimedes
C.      Sains sebagai Sikap Ilmiah (Scientific Attitudes)
1.       Curiosity (Rasa ingin tahu)
2.       Open-mindedness (terbuka) : menerima kritik & saran, share ideas, menyaring beberapa kemungkinan ketika melakukan investigasi.
3.       Questioning Attitudes (Bertanya) : makes decisions challenger the validity of unsupported statements.
4.       Respect for Evidence : cheks consistancy of observations, considers and evaluates ideas, presented by others, and consult avaible data before drawing a conclusion.
5.       Believing in cause-and-effect Relationship : a scientist belives that for every effect there is a corresponding cause and effect a statement as fact only if supported by evidence.
6.       Honesty
7.       Humility
8.       Patience and Determination
9.       Resourcefulness and Creativity
10.   Intellectual Responsibility

*            

Isyarat pentingnya pendidikan Sains dalam al-Qur’an:
ü  QS. Al-‘Alaq : 1



“Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan”

ü  QS. Ali-Imran: 190-191

“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal,”


“(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.”

  • Physics is Basic Science

The ideas of physics are basic to these fields of sciences, that is why physics is considered the most basic science, which simply mean that you can understand other sciencee better if you understand physics.




Everything you see, hear, or fell has links with physics.”







Tidak ada komentar:

Posting Komentar