“Hujan”
Hujan...
Dulu adalah hal yang biasa bagiku
Tetapi setelah kau ungkapkan
Hujan menjadi lebih indah
Hujan....
Hal
yang kau suka dengar
Gemericiknya
seperti dzikir semesta katamu
Hujan..
Kehadirannya membawa kesejukkan
Membawa harapan bagi semua yang di bumi
Bagi ku kamu seperti hujan
Memang tak selalu hadir setiap hari
Tidak dapat selalu didengar dan dirasakan setiap waktu
Bahkan waktu hadirnya semakin tak menentu
Kadang tak selalu hadir dalam kenyamanan
Banyak yang mengeluhkan, kadang menakutkan
Karena disertai angin dan gemuruh
Bahkan menyebabkan banjir
Tapi tetap bagiku
Air hujan membawa kesejukkan
Membawa pengharapan padaNya
Seperti hujan, kau merupakan perantara bagiku
Kepadamu aku tidak berharap
Hanya terkadang lewatmu aku jadi teringatkan
Untuk mengingatNya
Lewatmu Allah memberiku beberapa pemahaman
Seyum sederhanamu itu
Pernah membuat hati yang seharusnya perih karena
perpisahan
Justru menjadi lebih bening untuk mulai mengerti
arti
Rindu yang sederhana
Pernah membuat hati ini yang seharusnya merana
Justru menjadi lebih kuat untuk berdo’a
Hujan
Bila
datang akan kunikmati dengan dzikir
Hujan
Bila
datang akan kuiringi dengan syukur
Dan hujan
Akan ku relakan tak hadir
Bila harus datang pada bumi yang lain
VT-OKTA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar