Shalawat serta salam semoga selalu terlimpah curahkan kepada nabi Muhammad SAW, kepada keluarganya, sahabatnya, sampai kepada selaku umatnya, aamiin.. :)
Nah, apakah kita sungguh merupakan umat nabi Muhammad? Masukkah nama kita dalam daftar nama umat Nabi Muhammad? Apakah kita termasuk kedalam "Ummatii...ummatiii..ummatii..." yang disebut ketika nabi Muhammad menjelang akhir hayatnya?
Seberapa kenalkah kita kepada nabi Muhammad SAW yang senantiasa mengingat kita bahkan ketika beliau dibangkitkan kelak?
Coba kita lihat ayat yang terakhir beliau baca berikut (QS. Al-Kahfi: 110)
“Katakanlah:
Sesungguhnya aku ini hanya seorang manusia seperti kamu, yang diwahyukan
kepadaku: ‘Bahwa sesungguhnya Tuhan kamu itu adalah Tuhan Yang Esa’. Barang
siapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya maka hendaklah ia mengerjakan amal
yang shaleh dan janganlah ia mempersekutukan seorang pun dalam beribadah kepada
Tuhannya".
Nabi Muhammad SAW seorang manusia seperti kita, yang juga makan, minum, diberikan rasa sakit, tetapi beliau manusia yang selalu memohon ampunan pada Allah, sekalipun Allah telah memberi jaminan surga kepada beliau. Beliau senantiasa amanah terhadap ummatnya, beliau wariskan dua pusaka untuk kita yaitu Al-Qur'an dan al-hadits. Sekarang mari introspeksi diri, sudah sejauh manakah kita berpedoman pada Al-Qur'an dan hadits? Minimalnya berapa ayatkah yang kita baca hari ini? Berapa hadits yang telah kita aplikasikan dalam kehidupan?
Kerjakanlah amal yang saleh dan janganlah mempersekutukan seorangpun dalam beribadah kepada Allah. Sekarang mari lihat kesibukkan kita, seberapa persenkah yang termasuk kepada amal saleh? Setiap hidup kita bisa bernilai ibadah (amal saleh) bila niat kita karena Allah. Dalam hidup kita, sudahkah segala yang kita lakukan adalah semata-mata karena Allah tanpa menyekutukannya? Lalu mengapa shalat magrib masih terasa berat karena harus meninggalkan sinetron atau tayangan yang favorit kita di tv? Kenapa adzan subuh sama sekali tak mampu membuat kita menyingkapkan selimut dan bergegas shalat subuh? Astagfirullahal 'adzim...
Perhatikan pula ayat berikut (QS. At-Taubah: 128):
“Sesungguhnya
telah datang kepadamu seorang rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya
penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat
belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin.”
Beliau yang begitu mengingat ummatnya, walaupun ummatnya itu kini amat tidak mengenalnya, atau lebih baik dengan kata "belum" mengenalnya dengan sesungguhnya 9yang semoga kini kita semakin mengenal beliau, sehingga dapat mencontoh beliau).
Rindu rasul,,, apakah baru sekedar kata atau nada-nada yang diuntaikan? Sedang membaca shalawat sekali dalam sehari pun masih lalai? Padahal Rasul yang terus mengingat umatnya hingga umat akhir jaman, hingga ketika pertama kali beliau dibangkitkan yang ditanyakan bukanlah istrinya yang amat dicintainya, bukan pula anak-anaknya yang dikasihinya, melainkan umatnya yang selalu dido'akan keselamatan oleh beliau...lalu apakah yang harus kita lakukan sekarang? Sadarlah, ingatlah, kembalilah kejalan Allah sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW.
Semoga kelak kita layak untuk terdaftar sebagai umatnya dan dapat berjumpa dengannya, aamiin :)
Allahumma sholli 'ala sayyidina Muhammad,,, shollu 'alaih :)
baca juga puisi disini: http://mipaalwaysinmyheart.blogspot.co.id/2013/06/rasulullah.html
Rindu rasul,,, apakah baru sekedar kata atau nada-nada yang diuntaikan? Sedang membaca shalawat sekali dalam sehari pun masih lalai? Padahal Rasul yang terus mengingat umatnya hingga umat akhir jaman, hingga ketika pertama kali beliau dibangkitkan yang ditanyakan bukanlah istrinya yang amat dicintainya, bukan pula anak-anaknya yang dikasihinya, melainkan umatnya yang selalu dido'akan keselamatan oleh beliau...lalu apakah yang harus kita lakukan sekarang? Sadarlah, ingatlah, kembalilah kejalan Allah sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW.
Semoga kelak kita layak untuk terdaftar sebagai umatnya dan dapat berjumpa dengannya, aamiin :)
Allahumma sholli 'ala sayyidina Muhammad,,, shollu 'alaih :)
baca juga puisi disini: http://mipaalwaysinmyheart.blogspot.co.id/2013/06/rasulullah.html


Tidak ada komentar:
Posting Komentar