Unik..
Beberapa hari ini aku mengalami hal unik. Pada intinya aku menyadari kini bahwa Allah sungguh Maha Kuasa akan mempertemukan, memperkenalkan, dan mungkin kelak mempersatukan orang. Hanya dari sepenggal kisah unik ini, aku kembali tersadarkan hal yang hakiki, yang fitrah. Bahwa adalah benar upaya terbaik yang dapat dilakukan manusia sebagai hamba-Nya adalah menunggu dan berharap. Menunggu dengan usaha dan berharap dengan do’a. Ini merupakan rangkaian kata yang memiliki kekuatan bila kita memahami sungguh maknanya. Rangkaian kata yang disampaikan dari salah seorang guru yang berpengaruh bagiku. Kini kembali lagi hal unik kemarin-kemarin membawaku pada energi dari rangkaian kata ini.
Dan kalau dipikir lebih bijak
lagi dan meluaskan berbagai sudut pandang kehidupan, hal ini berlaku bukan
hanya untuk perkara jodoh, tetapi segala hal dalam kehidupan manusia. Pada
dasarnya kita memang tidak memiliki daya dan upaya selain semuanya adalah daya
dan kekuatan dari Allah. Dan banyak hal di dunia ini yang masih menjadi
rahasia-Nya. Terkadang menimbulkan mengikisnya harap dan menebalnya kecemasan
akibat rahasia itu, tetapi itu hanya berlaku untuk orang-orang yang pesimis,
orang yang tidak sepenuhnya percaya pada ke Maha Baikan Nya. Pasrah, dalam arti
tawakal adalah berserah setelah berupaya dengan sungguh-sungguh dan disertai do’a
yang kuat dan yakin. Maka iringan penerimaan (qona’ah) yang menyejukkan hati
bukanlah sesuatu yang sulit dilakukan. Masha Allah, betapa indahnya hikmah
dibalik kerahasian-Nya. Aku menyebutnya dengan “melalui kebelum pastian
menjadikan usaha dan do’a kita menjadi lebih bertenaga”. Bayangkan saja
misalnya kita sudah tahu segalanya, jodoh, rezeki, bahkan batas usia kita, maka
mungkin hidup kita akan hambar. Karena segala apapun yang kita lakukan, kita
sudah tahu akhirnya akan seperti apa. Maka disinilah diperlukan pentingnya
berproses. Betapa melalu proses banyak pembelajaran atau hikmah yang dapat
diambil.
Sekarang terkait perkara hati,
perkara penantianku, ataupun perjalanan pengabdianku, yang belum aku
mencapainya, yang masih dalam kategori rahasia-Nya, adalah menjadi keharusanku
untuk meluruskan niat, memperbaiki usaha, dan menguatkan do’a. Aku yakin dengan
rahasia-Nya yang begitu unik, akan tetap berbuahkan hal yang baik sepanjang aku
berupaya meniatkan, mengusahakan, dan mengiringinya dengan do’a yang baik
bahkan terbaik. Bismillah... Lahaula wala quwata illa billah...
Do everything lillah... J

Tidak ada komentar:
Posting Komentar