Sabtu, 31 Maret 2018

Menulis sepanjang hujan


Bismillah...
Teruntuk calon imamku...
Siapa dan dimana kamu masih belum aku tahu. Malam ini hujan turun dengan cukup deras di rumahku, ku hirup petrichord begitu harum. Tetiba ku bayangkan kelak dapat menghirup petrichord bersamamu, dalam ungkapan kesyukuran dan do’a ketika turun hujan. Hujan, gejala alam yang aku suka, karena mendatangkan kesejukan dan kebermanfaatan. Hai kamu calon imamku, kalau aku boleh berharap semoga kelak aku dapat menjadi hujan, yang senantiasa dapat menjadi penyejuk hatimu. Semoga kamu pun senantiasa memiliki paras wajah teduh, yang senantiasa menyejukkan aku yang menatapmu. Hihi...
Kamu kini sedang berjuang menapaki hari-harimu. Aku disini pun begitu. Meski dalam perjalanan tak kupungkiri kadang rasa lelah dan bahkan ingin menyerah menyembul di hatiku. Tetapi alhamdulillah, Allah yang Maha Menguatkan senantiasa memberikan aku kekuatan untuk kembali melangkahkan kakiku. Aku tahu segala impian itu ada di depan sana, seberapa panjang dan jauhnya insya Allah akan mampu dicapai sepanjang kita tidak berhenti melangkah dan berdo’a pada-Nya. Karena hanya karena kemurahan-Nya kita akan mampu. Oleh karena itu calon imamku, jika kamu kelak menemui suatu hal yang melelahkanmu bahkan membuatmu ingin berhenti, janganlah kalah. Kembalikanlah sepenuhnya kepasrahanmu kepadaNya, sambil bermunajat semoga Allah senantiasa membimbingmu, menatihmu. Karena walau ada berbagai orang di sampingmu kini, mereka tidak akan berarti apa-apa tanpa kehendak-Nya. Jangan takut, jangan ragu, jika lelah kembalikan segalanya agar lillah. Aku dari jauh disini senantiasa menantikan kehadiranmu dan mendo’akanmu. Semoga engkau selalu dilindungiNnya, dikuatkanNya, diberikan jalan yang selalu ada dalam ridho-Nya.
Datanglah calon imamku, tanpa perlu terburu-buru ataupun terlambat-lambat. Tapakilah hari-hari terbaikmu selalu bersama, karena, dan untuk-Nya. Aku bukanlah seseorang yang kamu pilih kelak tanpa persetujuan-Nya. Sehingga semoga aku pun turut menjadi seseorang yang karena, bersama, dan untuk Allah hadir sebagai seseoarang yang akan menemani perjalanan hidupmu ini menuju keridhoan-Nya selalu. Aamiin....


VT_OKTA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar