Kamis, 11 Mei 2017

ingin hijrah

Bismillah...
“Demi masa, sesungguhnya manusia kerugian.“ (Al-‘Asr: 1-2)
Malam ini merupakan malam nifshu sya’ban, diantara malam yang Allah berikan beberapa keistimewaan. Di malam ini aku ingin menuliskan evaluasi dan refleksi diri ku selama ini. Alhamdulillah, karunia Allah senantiasa melimpahi hamba-hamba-Nya tanpa syarat. Aku mengakui bahwa selama kehidupanku ini belum banyak hal baik yang aku lakukan, masih banyak amanah yang belum aku tunaikan. Kualitas diri belum optimal seiring usia yang semakin berkurang. Aku merasa bahwa aku belum sungguh-sungguh dalam menjalani kehidupan ini dengan melakukan yang terbaik untuk Allah. Sebagian besar waktu aku lewatkan dengan sia-sia. Padahal usiaku tidak pernah tahu hingga kapan ujungnya. Sudah cukupkah bekal yang aku bawa kelak untuk menghadap-Nya? Sungguhkah dapat aku kembali pada-Nya dengan seyum kesyukuran dan mampu mengucakan terimakasih kepada Allah sambil memandang wajah-Nya? Masih menjadi cita-cita beberapa cita-citaku, diantaranya adalah menjadi hafidzah. Upaya ku setiap hari apa yang mendekatkanku pada tercapainya cita-cita itu? Astagfirullah... Bahkan gelar sarjana pendidikan & kecintaanku akan ilmu pengetahuan dan kegiatan belajar mengajar belum sungguh-sungguh kutunaikan. Astagfirullah... Beasiswa yang sedari dulu masih menjadi impian, yang jalannya kini telah Allah bukakan, malah belum sungguh-sungguh kupersiapkan dengan belajar TOEFL yang maksimal. Waktu, habis oleh hiburan semata daripada menuntut ilmu dan ibadah yang optimal, astagfirullah... Tantangan memang kian besar, tetapi itu bukanlah alasan untuk tidak mampu mengendalikannya. Fasilitas mudah namun akan menjadi tidak berarti bahkan menjurumuskan bila digunakan tanpa arahan-Nya. Astagfirullah... Lalai, lalai, lalai, aku lalai. Aku ingin menghentikan kelalaianku dan kembali sepenuhnya kepada aturan Allah. Jalan keridhoan Allah yang aku inginkan. Aku ingin Allah senantiasa dekat di hatiku. Aku ingin sepenuhnya menjalani hidupku ini karena, bersama dan untuk Allah. Ingin agar Allah menjadikan setiap nafasku adalah mengingat Allah dan setiap hidupku adalah ibadah pada Allah. Lahaula wala quwata illah billah. Semoga Allah mengampuni segala dosa-dosaku, dan Allah menjadikan aku ke dalam hamba-hambaNya yang senantiasa bertaubat & memohon taufik dan hidayah Allah, aamiin..
Bismillah...aku ingin hijrah untuk menjadi lebih baik karena, bersama, dan untuk Allah. Agar kelak  Allah ridhoi aku untuk termasuk ke dalam golongan yang beriman dan beramal sholeh, aamiin..


“kecuali orang-orang yang beriman dan beramal sholeh, serta saling menasihati dalam kebenaran, dan saling menasihati untuk kesabaran.” (Al-‘Asr: 3-4)

VT_OKTA