Jumat, 14 April 2017

Menunggu dengan Menuju, Bintang Hatiku


Tentang perjalanan...
Yang kumulai dengan keyakinan
Malam gelap bertabur bintang
Membuat hati merasa riang
                Aku melangkah sendirian
                Kadang menapaki duri namun tiada perih
                Bila hatiku tetap dekat illahi
                Aku melangkah dengan hati yang menunggu
                Pilu hanyalah soal waktu
                Karena ku yakin janji-Nya
Menuju bintang dapatkah aku?
Tak pelak manusia biasa hanyalah aku
Banjir dosa dan alfa
Tapi aku yakin janji-Nya
Aku yakin Kemaha Pengampun-Nya
                Kini akan ku tapaki waktu
                Dengan langkah yang tak lagi lesu
                Dengan hati yang tak lagi pilu
                Rindu ini akan menjadi pemacu
                Terus melaju menuju-Nya
                Menjadi bintang yang akan bertemu
                Dengan bintang lainnya
                Diantaranya semoga adalah bintang hatiku..yaitu kamu..

VT_OKTA
               

                

Menuju Bintang

Bismillah...alhamdulillah... tentang perjalanan, tentang menunggu sekaligus menuju..

Alhamdulillah..langkah kaki dan hati kini semakin lebih terasa ringan dan lapang. Dari seorang kaka tingkat aku belajar tentang menuju. Menuju perbaikan diri tiada henti untuk senantiasa ada dalam ridho illahi. Tentang menjadi taat dan takwa yang dibalut kata sholeha, yang masih aku berupaya untuk mencapainya. Aku menyadari masih begitu banyak kurangku, begitu banyak yang belum baik padaku. Maka perjalanan ini adalah tentang terus belajar untuk lebih baik, untuk menuju sholeha, untuk meraih utuhnya keridhoan Allah, sehingga barokah. Dan perjalanan ini pun terkait dengan perkara menunggu. Fitrah perempuan adalah menunggu, tetapi bukan menunggu dalam artian pasif, melainkan menunggu yang aktif. Menunggu dengan berusaha. Bismillah...semoga Allah senantiasa membimbing langkah kakiku dan menyinari hatiku dengan taufik dan hidayahNya agar dapat senantiasa berjalan, menunggu dan menuju ke ridhoan-Nya, aamiin.. :D
Dan kelak pada suatu masa Allah izinkan aku untuk dapat bersama dengan hamba-Nya yang juga menuju Nya, yang ridho menemani dan menuntunku karena Allah semata. Aamiin ya rabbal ‘alamiin...