Senin, 08 Januari 2018

tentang "sama-sama berjuang"

Tentang makna “sama-sama berjuang”

Aku pernah mendengar ungkapan tentang sama-sama berjuang, atau berjuang dari awal bersama-sama. Hal ini tidak perlu didiskusikan lagi jika dalam arti menjalankan bahtera rumah tangga.
Terkadang aku berpikir apakah iya mereka yang menemani dari awal adalah sungguh dapat dikatakan sama-sama berjuang? Dalam artian belum menjadi pasangan hidup. Akupun berpikir bahwa arti berjuang disini haruslah kita cermati. Kadang kita belum mampu melihat makna dari sebuah kata yang telah ada artinya secara umum dan sudah sering digunakan. Ayo kita coba maknai dan lihat dengan kacamata hikmah. Jika kita mengartikan kata sama-sama berjuang dengan cara selalu ada setiap disaat suka maupun duka bersamanya tetapi dalam ikatan yang sesungguhnya tidak diperbolehkan di dalam agama islam, maka kiranya hal ini tidaklah tepat. Lalu apakah iya dua orang yang berjuang sendiri-sendiri dikatakan tidak sama-sama berjuang? Padahal keduanya adalah dua orang yang sama seperti insan lainnya yang ingin dapat memiliki sandaran di setiap hari-harinya? Tetapi memilih untuk bersabar hingga waktu yang telah dicatatkan oleh Allah tiba. Apakah tidak dikatakan berjuang, orang yang lebih memilih sepi daripada ramai tetapi tidak sesuai dengan keridhoanNya? Bukankah dengan belum jelasnya seseorang yang kelak menemani hidup kita menjadikan kita lebih sungguh-sungguh dalam berusaha dan berdo’a? Bukankah keresahan yang menghampiri telah kian meninggi dan kita memilih berpasrah, bersabar dan berjuang dengan yakin pada ketentuanNya adalah berjuang? Kita sama-sama berjuang, walaupun kita tidak sedang bersama. Percayalah sahabat, kita semua diuji dengan kehadiran setiap kita. Bukan berarti aku tidak menginginkan siapapun ada di kehidupanku sekarang. Tetapi tentang ruang hati yang hanya Allah siapkan untuk seseorang yang halal kelak, biar aku berjuang disini untuk menjaga ruang itu. Begitupula dirinya disana. Dan tentang perjuangan untuk menyiapkan bekal perjalanan, bukan berarti pula ketika kami dipertemukan kelak dalam keadaan yang harus sudah siap segala jenis perbekalan. Yang terpenting dari makna berjuang ini, aku ingin kita sama-sama pahami dan yakini, bahwa kita selalu berjuang untuk menjaga apa yang seharusnya dijaga, meraih apa yang seharusnya diraih, memberi apa yang seharusnya diberikan, yang semuanya itu adalah dalam rangka sama-sama berjuang di dalam koridor keridhoanNya. Yakinlah perjuangan yang sesuai dengan tuntunan illahi akan membawa kita pada kebahagiaan yang hakiki, insya Allah. Semoga Allah selalu menuntun kita semua, aamiin... :)