Minggu, 30 Juli 2017

Belajar Berjalan pada Jalur-Nya

Rumah baru, keluarga baru, amanah baru... :D

Alhamdulillah puji syukur kehadirat Allah yang Maha Baik yang selalu melimpahkan segala yang terbaik untuk hamba-hambaNya. Pada kesempatan ini aku ingin bercerita tentang ‘rumah baru’ ku, yaitu keluarga tempat aku mengajar, sekolah pertama yang Allah amanahkan padaku. Semoga Allah senantiasa mencurahkan keridhoanNya kepada ku dengan hadirnya aku menjadi keluarga baru di sekolah ku mengajar ini, aamiin :D

Juga kostan baru. Insya Allah aku akan tinggal di kostan baru di Ledeng yang alhamdulillah aku rasa nyaman dan insya Allah aman. Ditambah lagi aku bersyukur karena ibu kostan ku nanti merupakan sosok yang berdedikasi, bertanggung jawab, tegas, dan agamis. Semoga Allah meridhoiku dimanapun aku berada, dan senantisa menjadikannya berkah, aamiin :D

Dan insya Allah nanti aku pun akan kembali berinstitusi, yaitu menuntut ilmu di sekolah pascasarjana UPI. Oh iya akupun sekarang merasakan bahawa selama ini niat aku untuk belajar bahasa Inggris dan TOEFL itu mungkin belumlah tepat. Aku hanya berniat belajar bahasa Inggris itu untuk TOEFL semata yang nantinya berharap dapat memenuhi persyaratan beasiswa. Sehingga aku masih merasakan kemalasan dan masih merasa belajar bahasa Inggris itu beban. Padahal seharusnya niat untuk belajar bahasa Inggris itu karena suatu kebutuhan. Karena bahasa Inggris itu merupakan kunci dari segala ilmu, internasional. Banyak buku referensi, jurnal, artikel yang berbahasakan Inggris dan acara seminar Internasional misalnya, yang menggunakan bahasa Inggris. Apalagi sebagai calon mahasiswa pasca, bahasa Inggris merupakan kemampuan yang harus dimiliki. Bukan semata aturan itu ada bila tanpa tujuan dan manfaat. Bismillah...sekarang aku berniat luruskan niat. Aku ingin belajar bahasa Inggris dengan sungguh-sungguh, bukan hanya untuk nilai toefl, ataupun nilai prasyarat lanjut kuliah dll, tapi untuk dapat menggunakannya dalam menunjang perkuliahan, pembelajaran, pengajaran, dan kehidupanku kelak, aamiin... :D

Proyek harmonisasi sains. Alhamdulillah Allah selalu dan selalu memberikan rahmat dan karunia Nya kepada hamba-hamba-Nya yang mau berusaha dan berdo’a. Memulai, dari mimpi yang tadinya seperti tidak mungkin menjadi mungkin. Alhamdulillah aku bisa Allah tuntun dan rezekikan sahabat-sahabat dan adik2 tingkat yang super. Salah satu adik tingkat aku ada yang kembali mengingatkanku akan mimpi harmonisasi sains islam. Semoga dari acuan ini, Allah senantiasa bimbing dan mampukan kami menjadi bagian dari orang-orang yang dapat berkontribusi dalam bidang pendidik sains yang bisa menunjukkan bahwa tradisi sains islam itu ada dan dapat diwujudkan, membentuk siswa muslim cerdas sains dan berakhlak mulia, aamiin.. :D

Dari kesemua karunia yang Allah limpahkan saat ini kurasakan adalah bila kita selalu berjalan di jalan-Nya. Jangan sedikitpun keluar dari jalur keridhoan-Nya. Karena apapun hal kecil yang kita lakukan, yang kitapun tahu bahwa hal itu salah atau hal itu tidak Allah sukai, maka akan ada imbasnya pada kehidupan kita, bisa cepat atau lambat. Maka akupun sekarang berusaha berpegang teguh dan mengingat sungguh-sungguh akan do’a berikut:
“Ya Allah, anugerahi aku akan cinta-Mu dan cinta orang yang cintanya bermanfaat bagiku di sisi-Mu. Ya Allah segala yang Engkau karuniakan kepadaku yang aku cintai, jadikanlah ia kekuatanku dalam segala hal yang Engkau cintai. Ya Allah segala yang Engkau jauhkan dariku yang aku cintai, jadikanlah ia kehilanganku untuk segala yang Engkau cintai.” (HR. Muslim dari Abu Hurairah)


Semoga Allah selalu mebimbing kita semua, aamiin... :D